Efek Domino Penangkapan Maduro: Donald Trump Sebut Kuba Terancam Lumpuh Tanpa Pasokan Minyak Venezuela

Efek Domino Penangkapan Maduro: Donald Trump Sebut Kuba Terancam Lumpuh Tanpa Pasokan Minyak Venezuela

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan keras terkait masa depan ekonomi Kuba pasca-operasi militer AS yang berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Trump memprediksi bahwa pemerintah di Havana akan mengalami krisis hebat karena hilangnya ketergantungan energi dan finansial yang selama ini dipasok oleh Caracas.

BACA JUGA : Eskalasi di Atlantik: AS Sita Kapal Tanker Rusia, Armada Moskwa Siaga di Perairan Islandia

Ketergantungan Simbiotik Kuba-Venezuela

Dalam wawancara dengan Fox News pada Jumat (9/1/2026), Trump menegaskan bahwa hubungan timbal balik antara kedua negara tersebut kini telah mencapai titik akhir. Selama puluhan tahun, Venezuela dan Kuba menjalin kemitraan strategis yang sangat erat:

  • Sektor Energi: Kuba menggantungkan seluruh operasional domestiknya pada pasokan minyak mentah dari Venezuela.
  • Pertukaran Jasa: Sebagai imbalan atas minyak dan dukungan finansial, Kuba memberikan bantuan dalam bentuk intelijen serta perlindungan keamanan bagi rezim Maduro.

“Kuba sepenuhnya bergantung pada Venezuela. Tanpa aliran dana dan minyak dari sana, mereka tidak akan mampu bertahan,” ujar Trump, sebagaimana dikutip dari laporan Antara.


Penguasaan Sektor Minyak oleh Amerika Serikat

Trump juga membeberkan skala keterlibatan AS dalam mengelola aset energi Venezuela saat ini. Hanya dalam satu hari setelah perubahan kekuasaan, AS dilaporkan menerima pengiriman minyak senilai 4 miliar dolar AS (sekitar Rp 67,4 triliun).

Rencana strategis Washington untuk sektor migas Venezuela meliputi:

  1. Transfer Cadangan: Otoritas sementara Venezuela dijadwalkan mentransfer antara 30 hingga 50 juta barel minyak ke Amerika Serikat.
  2. Keterlibatan Korporasi: Trump mengundang perusahaan minyak multinasional untuk masuk dan membangun kembali infrastruktur energi Venezuela yang sempat terpuruk.
  3. Mekanisme Harga: Minyak tersebut akan dijual dengan harga pasar, di mana hasilnya diklaim akan dialokasikan untuk pemulihan ekonomi rakyat Venezuela dan kepentingan AS.

Penangkapan Maduro dan Transisi Kekuasaan

Insiden ini berawal dari serangan besar-besaran militer AS ke Venezuela pada 3 Januari 2026. Dalam operasi tersebut, Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap dan segera diterbangkan ke New York. Keduanya menghadapi dakwaan serius terkait narkoterorisme yang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional bagi Amerika Serikat.

Respons otoritas di Caracas terhadap kekosongan kekuasaan meliputi:

  • Langkah Hukum: Pemerintah Venezuela mengajukan protes keras dan meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB untuk mengecam operasi militer tersebut.
  • Kepemimpinan Sementara: Mahkamah Agung Venezuela secara resmi melantik Wakil Presiden Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara di hadapan Majelis Nasional pada 5 Januari, guna menjaga stabilitas pemerintahan di tengah masa transisi yang penuh tekanan.

Proyeksi Stabilitas Regional

Para pengamat internasional mengkhawatirkan bahwa kelumpuhan ekonomi di Kuba akibat penghentian pasokan minyak ini dapat memicu gelombang pengungsi baru di kawasan Karibia. Di sisi lain, kontrol AS atas cadangan minyak terbesar di dunia yang dimiliki Venezuela diprediksi akan mengubah peta kekuatan energi global secara drastis dalam beberapa bulan mendatang.

More From Author

Eskalasi di Atlantik: AS Sita Kapal Tanker Rusia, Armada Moskwa Siaga di Perairan Islandia

Eskalasi di Atlantik: AS Sita Kapal Tanker Rusia, Armada Moskwa Siaga di Perairan Islandia

Diplomasi Ekonomi AS: Kucuran Dana Rp 757 Miliar untuk Jaga Stabilitas Perbatasan Thailand-Kamboja

Diplomasi Ekonomi AS: Kucuran Dana Rp 757 Miliar untuk Jaga Stabilitas Perbatasan Thailand-Kamboja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *