Judi Online Kini Masuk ke Aplikasi Game Anak-anak, Orang Tua Harus Waspada!

Judi Online Kini Masuk ke Aplikasi Game Anak-anak, Orang Tua Harus Waspada!

JAKARTA – Para orang tua diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas digital buah hati mereka. Baru-baru ini, marak ditemukan modus baru kejahatan siber di mana unsur perjudian daring (online gambling) terselip rapi di dalam aplikasi permainan (game) yang sangat populer di kalangan anak-anak dan remaja.

Seringkali kali, game-game ini dibungkus dengan tampilan visual yang cerah, karakter kartun lucu, dan alur permainan yang tampak sepele. Namun, di dalamnya terdapat mekanisme “spin” atau pemuatan ulang (reload) koin yang memiliki pola mirip dengan mesin slot uob168 judi.

Modus Baru: Judi Berkedok ‘Gacha’ dan ‘Spin’

Laporan dari beberapa lembaga perlindungan anak dan pakar siber menunjukkan bahwa banyak aplikasi game yang tersedia di Google Play Store maupun Apple App Store menyematkan fitur loot box atau gacha.

BACA JUGA ; Perkuat Aliansi Indo-Pasifik: Jepang dan Filipina Resmikan Pakta Logistik Pertahanan Baru

Meski secara hukum tidak dianggap perjudian di beberapa yurisdiksi, secara psikologis mekanisme ini sama persis dengan memutar roda roulette. Pemain harus membeli koin atau diamond dengan uang asli untuk memiliki kesempatan memperoleh item atau karakter langka.

“Ini adalah pintu belakang menuju kecanduan judi,” ujar Andi Wijaya, seorang pakar keamanan siber.

“Anak-anak awalnya hanya ingin membeli item seharga Rp5.000, tapi karena tidak dapatkannya (karena sistem acak/RNG), mereka terdorong untuk membeli terus-menerus. Itu prinsip dasar perjudian,” tambahnya.

Dampak Psikologis yang Mematikan

Dr. Tika Kumala, seorang psikolog anak, mengungkapkan bahaya yang mengintai di balik game-game tersebut.

  1. Paham Uang Palsu: Anak-anak tidak menyadari bahwa uang yang digunakan untuk membeli koin adalah uang sungguhan. Bagi mereka, itu hanya angka di layar.
  2. Kecanduan Dopamin: Efek suara ‘menang’ dan visual gemerlap saat memutar item memicu hormon dopamin otak sama halnya seperti orang dewasa bermain di kasino.
  3. Rugius Finansial: Tidak sedikit kasus ditemukan dimana anak diam-diam menggunakan kartu kredit orang tuanya hingga jutaan rupiah hanya untuk membeli koin game.

“Kami menemukan kasus seorang anak SD di Bandung yang menghabiskan Rp15 juta tabungan orang tuanya dalam sebulan karena tergoda fitur ‘spin’ di game favoritnya,” ujar Dr. Tika.

Langkah Pencegahan untuk Orang Tua

Agar kejadian serupa tidak menimpa keluarga Anda, berikut adalah tips dari pakar siber:

  1. Aktifkan Fitur Pembatasan (Parental Control) Gunakan fitur bawaan HP untuk membatasi pembelian in-app. Pastikan password atau biometrik (sidik jari) diperlukan setiap kali akan melakukan transaksi.
  2. Mainkan Bersama Luangkan waktu untuk melihat game apa yang dimainkan anak. Jika Anda melihat banyak fitur ‘top up’, ‘spin’, atau ‘buka kotak misteri’, curigai mekanisme judinya.
  3. Hindari Menghubungkan Kartu Kredit Jangan pernah menyimpan data kartu kredit di Google Play atau App Store di HP yang sering digunakan anak.
  4. Edukasi Tentang Uang Jelaskan kepada anak bahwa uang di dalam aplikasi game adalah uang asli yang diperoleh kerja keras orang tua.
  5. Perhatikan Perubahan Perilaku Jika anak menjadi mudah marah saat tidak diberi mainan, gelisah berlebihan saat melihat layar, atau menghilang saat menggunakan HP, bisa jadi itu tanda kecanduan.

Seruan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Directorate General of Information Applications (APTIKA) juga telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka terus memantau aplikasi-aplikasi yang mengandung unsur perjudian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan aplikasi yang mencurigakan melalui kanal aduan. Kami tidak akan segan-segan memblokir aplikasi yang terbukti meresahkan masyarakat dan merugikan anak-anak,” tegas seorang pejabat Kominfo.


Orang tua diharapkan tidak lengah. Dunia digital adalah lautan informasi yang luas, dan di dalamnya terdapat banyak “ikan hiu” yang siap memangsa ketidaktahuan anak-anak kita. Waspada adalah kunci.

More From Author

Perkuat Aliansi Indo-Pasifik: Jepang dan Filipina Resmikan Pakta Logistik Pertahanan Baru

Perkuat Aliansi Indo-Pasifik: Jepang dan Filipina Resmikan Pakta Logistik Pertahanan Baru

Situs Slot Online Diblokir, Polisi Selidiki Aliran Dana hingga Luar Negeri

Situs Slot Online Diblokir, Polisi Selidiki Aliran Dana hingga Luar Negeri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *